Penilaian Sensorik Minuman Teh Kemasan Berdasarkan Uji Skoring terhadapWarna, Kejernihan, dan Tingkat Kemanisan
DOI:
https://doi.org/10.58466/zpmnfq34Kata Kunci:
Kejernihan, Kemanisan, Teh Kemasan, Uji Rangking, WarnaAbstrak
Teh merupakan minuman favorit di Indonesia yang kaya mineral dan vitamin. The dalam
kemasan merupakan minuman teh kedua terbanyak dikonsumsi setelah the seduh, dengan
konsumsi mencapai 2 miliar liter per tahun. Praktikum ini bertujuan mengidentifikasi preferensi
konsumen terhadap mutu sensori teh kemasan agar dapat menjadi acuan dalam produksi dan
pengembangan produk sesuai selera pasar. Metode uji ranking digunakan dengan melibatkan
15 panelis tidak terlatih untuk menilai lima sampel teh berdasarkan atribut warna, kejernihan,
dan kemanisan. Penilaian menggunakan skor 1–5, di mana skor lebih tinggi menunjukkan mutu
yang lebih rendah. Hasil menunjukkan adanya perbedaan persepsi panelis terhadap ketiga atribut.
Sampel kode 681 paling disukai dari segi warna, sampel 857 unggul dalam kejernihan secara
signifikan, dan sampel 472 memperoleh skor terbaik untuk kemanisan. Kejernihan dan
kemanisan terbukti menjadi faktor utama dalam menentukan mutu teh kemasan menurut
konsumen. Warna dan kejernihan alami serta kemanisan seimbang lebih disukai, menjadi
panduan penting bagi produsen. Disarankan penelitian lanjutan melibatkan panelis terlatih,
menambah atribut sensoris lain, dan memperluas segmen konsumen untuk hasil yang lebih
representatif.
Referensi
Fatima, S. (2020). Pengaruh Penambahan Bubuk Jahe Merah Terhadap Organoleptik Teh Celup
Daun Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Pengolahan Pangan, 5(2), 42-47.
Hutasoit, G. Y., Susanti, S., & DwiLoka, B. (2021). Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap
Karasteristik Kimia Dan Warna Minuman Fungsional Teh Kulit Kopi (Cascara) Dalam
Kemasan Kantung. Jurnal Teknologi Pangan, 5(2), 38-43.
Leonardo, F., Taufik, N. I., & Rianawati, D. (2019). Analisa Karakteristik Peminum Teh di Kota
Bandung. Jurnal Akuntansi, 11(1), 77-97.
Makmur, T., & Wardhana, M. Y. (2022). Daya Terima Konsumen Terhadap Produk Olahan
Minuman Serbuk Dari Limbah Biji Nangka (Arthocarphus heterophilus). MAHATANI:
Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 5(1), 89-96.
Nasir, A., Sari, L., & Hidayat, F. (2020). Pemanfaatan Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus)
sebagai Bahan Baku Pembuatan Teh Celup Herbal dengan Penambahan Kayu Manis
(Cinnamons lumbini L). Jurnal Sains dan Aplikasi, 8(1), 1-14.
Radar Deplanation. (2021). Prioritas Kebijakan Komoditas Teh Untuk Penyelamatan
Perkebunan Teh Nasional.
Safitri, L. S., & Triastuti, D. (2022). Kesadaran Merek dan Atribut Mutu Sensori Minuman Teh
dalam Kemasan. Paradigma Agribisnis, 5(1), 11-22.
Tarwendah, I. P. (2017). Jurnal Review: Studi Komparasi Atribut Sensoris Dan Kesadaran
Merek Produk Pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(2).





