Analisis Daya Terima Snack Bar Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oliefera) Dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiate L)
DOI:
https://doi.org/10.58466/ptpz6493Kata Kunci:
Anemia, Remaja, Snack BarAbstrak
Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh wanita, terutama remaja. Kondisi ini ditandai dengan kadar hemoglobin rendah dalam darah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Penyebab utama anemia pada remaja adalah kekurangan zat besi akibat meningkatnya kebutuhan gizi selama masa pertumbuhan yang cepat. Oleh karena itu, diperlukan asupan makanan kaya zat besi dan protein untuk membantu pembentukan sel darah merah secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau dalam pembuatan snack bar terhadap daya terima atau mutu organoleptik meliputi warna, rasa, aroma, dan tekstur. Metode penelitian menggunakan True Experimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari empat taraf perlakuan dan enam kali pengulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu perbandingan tepung terigu : tepung daun kelor : tepung kacang hijau masing-masing P0 (100:0:0), P1 (0:70:30), P2 (0:30:70), dan P3 (0:50:50). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap mutu organoleptik berdasarkan uji Kruskal-Wallis (p<0,05), serta uji lanjut Post Hoc Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Kesimpulannya, substitusi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap daya terima snack bar, terutama pada aspek warna, rasa, aroma, dan tekstur.
Referensi
Angrainy, H., Chandra, T., Anjali, C., & Utama, N. K. (2023). Assessing The Influence Of Butter-Substitution With Margarine In Sorbitol And Sucrose Cereal Bar Base: Taste, Texture, And Aroma Evaluation By Consumer Preference. 5(2).
Balkis, C. P., Handini, M. C., Sinaga, T. R., Lina, F., & Wandra, T. (2023). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Kebiasaan Sarapan Pagi Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Remaja Putri. 4.
Herawati, J., Thohiron, M., Indarwati, I., & Gusti, A. S. E. (2024). Instant Organoleptic Test Of Kencur Rice With Various Types Of Sugar As Sweeteners. Journal Of Applied Plant Technology, 3(2), 78–90. Https://Doi.Org/10.30742/Wda1g135
Naibaho, N. M., & Mulyani, R. I. (T.T.) (2022). Analisis Aktivitas Antioksidan, Uji Organoleptik Dan Kandungan Gizi Cookies Dengan Penambahan Pasta Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas) Dan Tepung Oat (Avena Sativa).
Pulingmuding, M., Hambin, E. S., Imelda, P., & Frety, E. E. (2024). Determinants Of Anemia In Adolescent Girls: Literature Review. 6.
Ratnaduhita, A., Pratama, Y., & Pramono, Y. B. (2022). Karakteristik Kimia Dan Tingkat Kesukaan Beras Analog “Gatot Kaca” Dari Gatot Dan Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.) Dengan Variasi Konsentrasi Cmc (Carboxymethyl Cellulose). Jurnal Teknologi Pangan, 5(1), 13–17. Https://Doi.Org/10.14710/Jtp.2021.23402
Safitri, E. Y. (2023). Pengaruh Pemberian Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah (Ma) Al-Ma’mur Banjarsari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Tahun (2022). Jurnal Maternitas Aisyah (Jaman Aisyah), 4(2), 107–116. Https://Doi.Org/10.30604/Jaman.V4i2.1105
Sandhya, J. J., & Kanniammal, C. (2024). Development And Sensory Evaluation Of Moringa Oleifera–Enriched Snack Bar For Micronutrients Deficiency In Adolescents. International Journal Of Nutrition, Pharmacology, Neurological Diseases, 14(4), 425–431. Https://Doi.Org/10.4103/Ijnpnd.Ijnpnd_102_24





